Skip ke Konten

Merajut Nilai dan Budaya, Wakil Rektor I Tekankan Integritas bagi Maba

25 Agustus 2026 oleh
Merajut Nilai dan Budaya, Wakil Rektor I Tekankan Integritas bagi Maba
Humas IAIN Parepare
Humas IAIN Parepare- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) bagi 1.031 mahasiswa baru. Dalam momentum tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Parepare, Zulfah, hadir memberikan pembekalan mendalam mengenai pentingnya merajut nilai, ilmu, dan budaya untuk membentuk karakter mahasiswa yang unggul di era modern pada, Selasa (25/8/2026) di Auditorium IAIN Parepare.
Mengawali pemaparannya, Zulfah menggarisbawahi transformasi penting yang tengah dialami para peserta PBAK. Menurutnya, berstatus sebagai mahasiswa bukan sekadar masa peralihan jenjang pendidikan biasa, melainkan fase krusial dalam menempa kemandirian, kedewasaan berpikir, serta tanggung jawab atas setiap pilihan hidup.

"Hari ini, status kalian resmi berubah dari siswa menjadi mahasiswa. Perlu diingat bahwa kuliah bukan sekadar mencari gelar akademik, melainkan sebuah proses panjang untuk membentuk cara berpikir, karakter, dan masa depan kalian," tegas Zulfah di hadapan ribuan mahasiswa baru.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI), hingga krisis lingkungan global, Zulfah mengajak mahasiswa untuk tidak sekadar menjadi penonton perubahan. Ia menekankan pentingnya menginternalisasi lima nilai kearifan lokal Bugis Makassar yakni, Sipakatau (memanusiakan manusia), Sipakalebbi (saling menghargai), Sipakainge’ (saling mengingatkan), Siri’ (menjaga integritas dan harga diri), serta P_esse/Pacce_ (empati sosial) sebagai fondasi utama kehidupan di kampus.

Selain penanaman karakter berbasis budaya lokal, penguatan budaya akademik juga menjadi sorotan utama. Zulfah mendorong mahasiswa untuk membiasakan tujuh budaya positif, mulai dari membaca, berpikir kritis, berdiskusi, menulis, meneliti, berinovasi, hingga mengabdi kepada masyarakat. Ia juga memberi peringatan keras terhadap perilaku tidak terpuji seperti plagiarisme, titip absen, dan penggunaan kecerdasan buatan secara tidak bertanggung jawab.
"Prestasi tanpa integritas itu akan kehilangan makna. Nilai akademik memang bisa diperbaiki jika kurang, tetapi integritas yang hilang sangat sulit untuk dipulihkan," ujar Zulfah mengingatkan pentingnya kejujuran akademik.

Menutup pengarahannya, ia mengajak para mahasiswa baru untuk aktif menciptakan peluang selama empat tahun ke depan melalui riset, organisasi, maupun pengabdian masyarakat. "Hari ini kalian datang sebagai mahasiswa baru dengan penuh harapan. Kelak, pulanglah sebagai manusia yang mampu membawa perubahan nyata bagi masyarakat," tutupnya.

Suasana forum mendadak makin hidup saat memasuki sesi tanya jawab di akhir acara. Keberanian para mahasiswa baru diuji ketika Dr. Zulfah memicu ketajaman berpikir mereka, peserta terlihat antusias mengajukan pertanyaan kritikal. Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan daya kritis tersebut, narasumber memberikan penghargaan khusus kepada para mahasiswa yang berani tampil menyuarakan gagasannya.

Penulis : Irmawati

Editor : Mifda Hilmiyah

di dalam Berita
PBAK 2026 Resmi Dibuka, Rektor IAIN Parepare Ajak 1.031 Maba Menjadi Generasi Berkarakter