Skip ke Konten

IAIN Parepare Turut Menggemakan Zikir dan Doa Kebangsaan Pembuka HUT ke-81 RI di Monas

2 Agustus 2026 oleh
IAIN Parepare Turut Menggemakan Zikir dan Doa Kebangsaan Pembuka HUT ke-81 RI di Monas
Humas IAIN Parepare
Humas IAIN Parepare - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Prof. Hj. Darmawati, menghadiri kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) RI di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026) malam. Kehadiran pimpinan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri tersebut menjadi wujud komitmen akademisi dalam mendukung penguatan nilai-nilai kebangsaan dan spiritualitas guna menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam agenda nasional tersebut, Prof. Darmawati hadir didampingi Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) IAIN Parepare, H. Muhdin. Kehadiran jajaran pimpinan IAIN Parepare ini bergabung bersama para Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), tokoh lintas agama, serta ratusan ribu umat dari berbagai daerah untuk mendoakan keselamatan dan kemajuan bangsa.
Prof. Darmawati menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiasi Kementerian Agama dalam menggelar agenda kolosal yang sarat makna kebersamaan ini. "Kehadiran kami dari IAIN Parepare merupakan bentuk dukungan nyata terhadap ikhtiar spiritual bangsa. Zikir dan doa kebangsaan ini menjadi momentum penting bagi kita semua, khususnya civitas academica, untuk memperkokoh persatuan, merawat kerukunan, serta meneguhkan pengabdian demi kemajuan Indonesia," ujar Rektor IAIN Parepare di sela-sela kegiatan.
Kegiatan bernuansa khidmat yang dihadiri sekitar 100.000 peserta ini diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, zikir bersama, shalat Magrib berjamaah, pertunjukan hadrah, hingga Selawat Kebangsaan yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Acara juga semakin bermakna dengan penampilan paduan suara gabungan Bimas Kristen dan Bimas Katolik Kemenag sebagai simbol nyata harmoni serta toleransi dalam keberagaman.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam sambutannya menegaskan bahwa Zikir dan Doa Kebangsaan merupakan penanda spiritual dimulainya Bulan Kemerdekaan. Menurut Menag, keberhasilan bangsa yang besar tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik semata, tetapi juga berlandaskan pada keluhuran akhlak, kokohnya kerukunan antarumat beragama, serta kekuatan doa yang dipanjatkan bersama.
"Dengan zikir kita menumbuhkan hati, dengan doa kita mengetuk langit, dan dengan kerja serta pengabdian kita membangun bumi. Sekitar 100 ribu peserta zikir dan doa malam ini datang dari berbagai wilayah, dari berbagai agama, bersama-sama berdoa untuk negeri," tutur Menag Nasaruddin Umar sebagaimana dikutip dari rilis resmi Biro Pers Sekretariat Negara.

Selain menjadi sarana silaturahmi kebangsaan, momentum ini juga menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan publik yang inklusif dan transparan.

Penulis: Irmawati

Editor: Mifda Hilmiyah

di dalam Berita
Perkuat Ekoteologi Pesantren, Pascasarjana PAI Gelar PkM di DDI Assalman