Skip ke Konten

Bukan Sekadar Simpan Dokumen! LP2M IAIN Parepare Bangun Sistem Arsip Digital untuk Perkuat Rekam Jejak Dosen

7 Juli 2026 oleh
Bukan Sekadar Simpan Dokumen! LP2M IAIN Parepare Bangun Sistem Arsip Digital untuk Perkuat Rekam Jejak Dosen
Humas IAIN Parepare
Humas IAIN Parepare – Sebagai upaya memperkuat tata kelola akademik berbasis digital, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Parepare menggelar kegiatan Penguatan Arsip Digital Dokumen Kepakaran Dosen melalui Optimalisasi Digilib Repository pada Selasa (7-7-2026) di lantai 5 gedung Perpustakaan IAIN Parepare.

Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri atas dosen dan arsiparis di lingkungan IAIN Parepare. Hadir membuka kegiatan, Wakil Rektor I IAIN Parepare, Dr. Zulfa, M.Pd., yang menegaskan pentingnya penguatan tata kelola arsip digital sebagai fondasi peningkatan mutu akademik dan tata kelola perguruan tinggi.

Dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Dr. Zulfa menyampaikan bahwa transformasi digital tidak akan berjalan optimal tanpa didukung budaya dokumentasi yang baik.

“Perguruan tinggi yang unggul bukan hanya ditandai oleh banyaknya prestasi akademik, tetapi juga oleh kemampuan mendokumentasikan setiap capaian tersebut secara sistematis. Dokumen kepakaran dosen merupakan aset institusi yang harus dikelola secara profesional karena menjadi bagian penting dalam pengembangan akademik, akreditasi, dan pengambilan kebijakan berbasis data. Saya mengapresiasi inisiatif LP2M yang menghadirkan kegiatan ini sebagai langkah nyata membangun tata kelola akademik yang semakin modern dan akuntabel,” ujar Dr. Zulfa.
Ketua LP2M IAIN Parepare, M. Majdy Amiruddin, menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya menyentuh aspek pembelajaran dan penelitian, tetapi juga harus diwujudkan dalam tata kelola arsip akademik yang profesional.

“LP2M berkomitmen menghadirkan sistem pengelolaan dokumen kepakaran dosen yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan. Digilib Repository bukan sekadar tempat penyimpanan dokumen, tetapi menjadi instrumen strategis untuk memetakan kepakaran dosen, memperkuat rekam jejak akademik, mendukung akreditasi, serta meningkatkan daya saing institusi. Melalui sistem yang tertata, kualitas layanan akademik dan tridarma perguruan tinggi akan semakin optimal,” ujar Majdy.
Kegiatan menghadirkan Dr. Muhammad Haramain, M.Sos.I. sebagai narasumber. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa pengelolaan arsip digital merupakan fondasi penting dalam membangun budaya akademik yang akuntabel dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Arsip digital bukan hanya soal menyimpan dokumen, tetapi membangun ekosistem pengetahuan yang dapat diakses, dimanfaatkan, dan diwariskan. Ketika dokumen kepakaran dosen terdokumentasi dengan baik, proses akreditasi, kolaborasi riset, pengembangan keilmuan, hingga pengambilan kebijakan berbasis data akan menjadi lebih efektif. Karena itu, optimalisasi repository harus menjadi budaya, bukan sekadar program sesaat,” jelas Dr. Muhammad Haramain.

Sementara itu, Mustikawati, arsiparis IAIN Parepare yang menggagas kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa pelatihan ini lahir dari kebutuhan untuk membangun sistem arsip digital yang lebih tertib dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan tata kelola arsip digital dokumen kepakaran dosen sebagai upaya menjaga, mendokumentasikan, dan memudahkan akses terhadap rekam jejak akademik dosen. Melalui optimalisasi Digilib Repository IAIN Parepare, diharapkan seluruh dokumen kepakaran dapat tersimpan secara sistematis, aman, dan mudah diakses untuk mendukung akreditasi, pemetaan kompetensi dosen, serta peningkatan kualitas layanan akademik. Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun budaya tertib arsip dan mempercepat transformasi digital di lingkungan IAIN Parepare,” ungkap Mustikawati.
Melalui kegiatan ini, LP2M IAIN Parepare kembali menegaskan perannya sebagai penggerak inovasi dalam penguatan tridarma perguruan tinggi. Optimalisasi Digilib Repository diharapkan menjadi fondasi pengelolaan rekam jejak akademik dosen yang lebih tertata, terintegrasi, dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan visibilitas kepakaran dosen, memperkuat kualitas tata kelola institusi, serta mendukung terwujudnya IAIN Parepare sebagai perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berbasis transformasi digital.

Penulis: Irmawati

Editor: Vio

di dalam Berita
Dua Wakil IAIN Parepare Melenggang ke Final Pop Solo Islami POROS INTIM IV PTKIN 2026